Kultwit Tentang 3 Nilai Moral Dalam Memulai #Bisnis @JefferlyHelian

kultwit 3 nilai moral dalam memulai bisnisSalam super, sahabat-sahabat pembaca BlogMotivasi.com. Artikel kali berjudul Kultwit Tentang 3 Nilai Moral Dalam Memulai Bisnis @JefferlyHelian.

Pada artikel kali ini saya akan merangkum kultwit saya melalui akun @JefferlyHelian pada tanggal 9 Agustus 2014 lalu tentang 3 nilai moral dalam memulai #bisnis.

Ketiga nilai moral ini saya renungkan saat saya sedang bersantai di sebuah cafe sembari menulis.

Langsung saja inilah kultwit tentang 3 nilai moral dalam memulai bisnis.

Siang ini, di sebuah cafe saya merenung. Saya merenungkan tentang sejumlah nilai moral yg harus ditanam ketika memulai sebuah .

  1. Nilai moral yg pertama : bertanggung jawab atas diri sendiri. Seorang pelaku , harus seperti seorang leader. Bertanggung jawab.
  2. Sebelum bertanggung jawab terhadap klien, customer, ataupun partner, seorang pelaku harus ambil tanggung jawab diri sendiri.
  3. Tanggung jawab ini salah satunya adalah dengan ambil kendali diri sendiri. Jangan salahkan orang lain.
  4. Jangan cengeng dgn menyebut pihak2di luar kita tidak adil. Jgn menuduh orang/pihak lain curang TSM (terstruktur, sistematis, masif).
  5. Apapun yg terjadi, kita belajar bertanggung jawab thd diri kita sendiri. Mau gagal, mau sukses, tetap kita yang pegang kendali. .
  6. Nilai moral kedua : melatih rasa empati. Dalam bisnis, kita berjualan dengan MANUSIA. Penjual yang disukai adalah yang MENGERTI manusia.
  7. Bagaimana melatih empati? Di sekolah-sekolah yang “maju” murid diajarkan untuk empati. Empati bisa dilatih jika terbiasa. .
  8. Dgn empati, seorang penjual tau apa maunya pembeli. Apa yg mereka inginkan.Dari sana, barulah kita bisa menyusun produk sedemikian rupa.
  9. Segmen kelas atas, beda kebutuhan dengan segmen kelas menengah. Bagaimana mengetahui kebutuhannya? Empati jawabannya. .
  10. Nilai moral ke-3 : berusaha untuk sempurna. Sempurna hanya milik Tuhan, setuju. Tapi gak haram kok berusaha untuk lebih baik.
  11. Kesempurnaan bisa menciptakan kepuasan. Pembeli puas = mereka ketagihan beli produk kita terus menerus. .
  12. Kesempurnaan produk bisa membuat penjualan kita meningkat. Pembeli puas, mereka beli terus. .
  13. Supaya bisa menyampaikan produk yg sempurna, lagi-lagi kita harus tahu kebutuhan pembeli. Cara supaya tahu kebutuhan? Empati. .
  14. Ketiga nilai tadi (tanggung jawab, empati dan kesempurnaan) bisa dikembangkan terus menerus seiring berjalannya waktu. .
  15. Yang penting, kita orang-orang muda, mencoba terlebih dahulu. Sambil jalan sambil berusaha lebih baik. .
  16. Sebaik-baiknya sebuah bisnis adalah bisnis yg dibuka. Bukan yang hanya di angan-angan. .
  17. Itulah sedikit renungan saya ttg 3 nilai moral untuk yg mau memulai . Semoga inspiratif untuk teman-teman yg mau memulai .
  18. Next, kita coba bahas ttg model bisnis yg praktis dan bisa di-onlinekan. Jika teman2 suka dg tweet gini, RT dan mention ya. 🙂

Kesimpulan

Melalui kultwit ini pesan yang mau saya sampaikan adalah memulai dan menjalankan sebuah bisnis itu adalah salah satu bentuk ibadah.

Di mana kita berupaya mejadikan diri kita bermanfaat bagi orang lain. Bukankah dalam agama diajarkan bahwa sebaik-baiknya pribadi adalah yang bermanfaat bagi sesama.

Nah sama halnya dalam bisnis, kita akan makin berezeki baik jika bisnis kita adalah alat pelayanan bagi orang lain.

brand-brand besar selalu menyajikan kesempurnaan dalam setiap produknya

brand-brand besar selalu menyajikan kesempurnaan dalam setiap produknya

Bagaimana supaya bisa melayani orang dengan baik? Salah satu solusinya adalah dengan menerapkan 3 nilai moral yang tadi saya rangkum.

  1. Bertanggung jawab atas diri sendiri artinya kita membangun ownership.Kita membangun mental yang baik, yang kuat, yang penuh tanggung jawab. Ketika jatuh kita tidak menyalahkan orang lain. Kita tidak cengeng. Bisa Anda bayangkan kalau seorang pengusaha/pelaku bisnis cengeng dan selalu menyalahkan orang lain. Apakah ia bisa sukses?
  2. Empati. Bisnis adalah tentang bagaimana menyajikan suatu pelayanan/produk yang bisa memuaskan kebutuhan orang lain. Nah dengan rasa empati ini kita belajar memahami konsumen. Setelah kita mampu memahami konsumen, barulah kita bisa menyajikan produk guna memuaskan kebutuhan konsumen.
  3. Membentuk kesempurnaan. Unsur paling dasar dalam membentuk sebuah bisnis sukses adalah produk yang sempurna (memuaskan). Coba kita perhatikan brand-brand besar, seperti Apple, Facebook, Google, Amazon, dan banyak lagi. Brand-brand besar tadi selalu berusaha menyajikan kesempurnaan dalam produk mereka. Produk yang memuaskan (sempurna) adalah unsur yang sangat amat penting dalam bisnis.

Semoga mencerahkan yah. 🙂

Follow Twitter saya @JefferlyHelian untuk ikuti kultwit-kultwit saya berikutnya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming search terms:

  • artikel pertanyaan tentang kewirausahaan
  • orang sukses dan prinsip
  • Moral seorang penjual
  • kunci sukses kewirausahaan
  • motivator kewirausahaan
  • kata2 motivasi belajar kwu
  • pertanyaan untuk seorang motivator bisnis
  • nilai moral apa saja yang hendak ditanam dlm diri sendiri setelah mempelajari euthanasia
  • tentang 3
  • nilai moral seorang bisnis adalah

3 thoughts on “Kultwit Tentang 3 Nilai Moral Dalam Memulai #Bisnis @JefferlyHelian

Leave a Reply to cici wijayanti Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *